Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Arman Mohamad, menyampaikan apresiasi atas program beasiswa pendidikan yang disalurkan oleh Biomasa Jaya Abadi (BJA) Group kepada pelajar dan mahasiswa di wilayah tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Arman Mohamad saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyerahan beasiswa BJA Group kepada 195 siswa dan mahasiswa yang berasal dari 15 desa di Kabupaten Pohuwato, Rabu (7/01/2026) siang. Adapun desa penerima tersebar di empat kecamatan, yakni Popayato, Popayato Timur, Lemito, dan Wanggarasi.
Arman Mohamad mengungkapkan bahwa berdasarkan data statistik pendidikan, terdapat sekitar 40 ribu anak usia sekolah di Kabupaten Pohuwato yang belum menikmati pendidikan. Ia menyebutkan Pohuwato berada pada peringkat kedua tertinggi anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi Gorontalo, sehingga dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tapi dibutuhkan kolaborasi semua pihak, kita bersinergi termasuk peran orangtua, peran pemerintah bagaimana mendorong anak-anak untuk bisa menikmati pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan faktor utama anak tidak sekolah di Pohuwato didominasi persoalan ekonomi keluarga, di mana anak kerap dilibatkan untuk membantu menopang kehidupan keluarga. Oleh karena itu, bantuan beasiswa kepada 195 penerima ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan angka ATS di daerah tersebut.
“Oleh karena itu kami ucapkan terima kasih dan rasa bangga atas nama pemerintah daerah kepada biomasa grup, dengan harapan semoga ini berkelanjutan,” katanya.
Arman Mohamad juga menyampaikan keyakinannya bahwa BJA Group merupakan perusahaan yang konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi. Menurutnya, perusahaan yang beroperasi sesuai aturan akan mampu mempertahankan izin usaha karena adanya evaluasi ketat dari kementerian terkait.
Kegiatan penyerahan beasiswa tersebut digelar di Pelabuhan Lalape, Desa Trikora, Kecamatan Popayato. Pelabuhan Lalape sendiri merupakan infrastruktur yang dibangun oleh BJA Group sebagai bagian dari aktivitas operasional perusahaan di Kabupaten Pohuwato.
Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato Ibrahim Kiraman, para camat dari empat kecamatan, unsur TNI-Polri, kepala desa dan ketua BPD dari 15 desa binaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa dan mahasiswa penerima beasiswa.
Direktur BJA Group, Zunaidi, dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan terhadap sektor pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kami BJA Grup membuat program biomasa peduli dengan program beasiswa pendidikan. Ini kami berikan khusus di 15 desa binaan,” kata Zunaidi.








