Forum Amal Bone Bolango Resmi Dibentuk, Penambang Sepakat Bubarkan Japentras

BANGJAGO.ID -

Perwakilan masyarakat penambang Bone Bolango, Fajar Wartabone, menjelaskan bahwa rapat yang berlangsung di kediaman Haji Aten, Desa Pangi, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (7/1/2026) merupakan agenda pembentukan forum baru bagi para penambang. Pembentukan forum ini dilakukan setelah organisasi sebelumnya, Japentras, secara resmi dibekukan berdasarkan persetujuan bersama para penambang.

“Memang rapat ini pembentukan forum baru, yang kemarin sudah ada Japentras sudah dibekukan sesuai persetujuan para penambang, sehingga kita membentuk forum baru yang namanya Amal yakni Aliansi Masyarakat Adat Lokal Bone Bolango provinsi Gorontalo.”ujar Fajar.

Fajar Wartabone yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Bone Bolango mengungkapkan rasa syukur atas terbentuknya forum tersebut. Ia menyampaikan bahwa Amal Bone Bolango telah resmi dinahkodai oleh Nikson Kubali sebagai ketua, hasil kesepakatan bersama dalam rapat.

Sementara itu, Ketua terpilih Amal Bone Bolango, Nikson Kubali, menegaskan bahwa seluruh proses rapat dan pembentukan organisasi telah sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

“Rapat ini sudah sesuai anggaran dasar anggaran rumah tangga. Insya Allah kedepan kami akan kerja tim bukan kerja sendiri.”jelasnya.

Nikson juga menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi perhatian utama forum Amal, khususnya terkait peredaran minuman keras di kawasan pertambangan. Menurutnya, miras menjadi salah satu penyebab utama ketidaknyamanan di lokasi tambang, sehingga akan menjadi fokus penertiban.

“kedepan sesuai hasil rapat terkait persoalan miras, perempuan dan anak-anak, karena dari Miras tersebut itulah penyebab ketidaknyamanan dilokasi pertambangan. Jadi persoalan Miras kita akan basmi dan penjagaan akan selalu diperketat.”

Di sisi lain, Usman Hulopi yang akrab disapa Ayah Imbo menyampaikan harapannya agar kepengurusan terpilih mampu mengayomi serta melindungi masyarakat penambang. Mantan anggota legislatif Bone Bolango tersebut juga menekankan pentingnya legal standing organisasi agar diakui secara hukum.

BACA  Aspirasi Warga Direalisasikan, Zul Iskandar Suleman Salurkan Bantuan Ekonomi Produktif

“Bagaimana pengurus terpilih ini benar-benar bisa mengayomi melindungi masyarakat penambang.”ucapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam waktu sesingkat-singkatnya, forum Amal diharapkan dapat memiliki dasar hukum yang kuat. Dengan begitu, forum ini dapat berperan sebagai garda terdepan dalam mendorong terbitnya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Bone Bolango.

Sementara itu, salah satu pengusaha tambang Bone Bolango, Ka Osi, berharap seluruh penambang dapat bersatu dan menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, keamanan wilayah pertambangan menjadi kunci keberlangsungan mata pencaharian bersama.

(YODI/BJ-01)