Program RHL di Tombulilato Berbuah Hasil, Warga Atinggola Rasakan Manfaat Nyata

BANGJAGO.ID -

Pemerintah Desa Tombulilato bersama kelompok penerima manfaat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, menyatakan rasa syukur atas capaian program penanaman yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Program tersebut kini mulai memberikan hasil nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Berbagai capaian positif tersebut tidak terlepas dari pendampingan intensif yang dilakukan oleh BPDAS Bone Limboto. Pendampingan dimulai sejak tahap sosialisasi kegiatan RHL, pelatihan kelompok masyarakat, bimbingan teknis, hingga pendampingan langsung dalam pelaksanaan kegiatan penanaman dan pemeliharaan.

Kepala Desa Tombulilato, Junaidin Mooduto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan program RHL di wilayahnya. Ia menilai program tersebut telah memberikan manfaat besar, baik bagi pemerintah desa maupun kelompok masyarakat penerima manfaat.
“Jadi sudah terbukti hari ini program RHL mampu meningkatkan produktivitas dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan. Kami sangat mengapresiasi program RHL,” ucapnya.

Junaidin menjelaskan bahwa di wilayah Puncak Padango, KTA Motompia, program RHL dilaksanakan pada lahan seluas 22 hektare dengan berbagai jenis tanaman produktif, seperti alpukat, rambutan, durian, serta tanaman kayu-kayuan. Ia menuturkan bahwa seluruh tanaman tumbuh dengan baik dan sebagian di antaranya mulai berbuah.
“Dengan program RHL bisa memberikan manfaat kepada masyarakat penerima. Khusus untuk kami, RHL Puncak Padango, KTA Motompia seluas 22 hektar dengan jenis tanaman alpokat, rambutan, durian, termasuk kayu-kayuan. Alhamdulillah, semua tanaman tumbuh dengan baik. Untuk rambutan dan alpokat sekarang mulai berbuah.”

Menurutnya, program RHL yang dilaksanakan oleh BPDAS Bone Limboto juga sejalan dengan program penanaman satu juta pohon yang dicanangkan Pemerintah Desa Tombulilato. Program ini dinilai mampu memulihkan, mempertahankan, serta meningkatkan fungsi hutan dan lahan yang sebelumnya tergolong kritis.

BACA  Sambut Tahun Baru 2026, IKA Smansa Gorontalo Gelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama

Ia menambahkan bahwa Desa Tombulilato merupakan wilayah dengan lahan kritis yang cukup luas, sehingga keberadaan program RHL diharapkan tidak hanya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam mencegah potensi bencana banjir.
“Sebagai pemerintah desa dan penerima manfaat RHL sangat berharap, program yang sangat baik ini dapat terus berlanjut, baik dari penambahan bibit tanaman produktif dan penambahan lokasi area penanaman. Sebab, khusus untuk di wilayah kami masih terdapat lahan-lahan kritis yang perlu untuk direhabilitasi,” tutup Junaidin.

(YODI/BJ-01)