Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Nataru berjalan aman dan kondusif.
Kapolda Widodo menjelaskan bahwa sasaran pengamanan mencakup berbagai aspek, mulai dari orang, lokasi, barang, hingga kegiatan. Sasaran orang meliputi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru, masyarakat yang melakukan perjalanan sebelum, saat, dan setelah Nataru, pendeta serta tokoh agama Kristen, tamu VVIP dan VIP, masyarakat yang berlibur, hingga antisipasi terhadap jaringan terorisme dan pelaku kejahatan.

“Jadi untuk sasaran lokasi, pengamanan difokuskan pada gereja dan tempat ibadah, bandara, pelabuhan, terminal, jalur antarwilayah, SPBU di jalur utama, pasar, pusat perbelanjaan, tempat wisata, serta objek vital dan objek vital nasional. Selain itu, fasilitas pendukung perayaan Nataru juga menjadi perhatian aparat keamanan,” ucap Irjen Pol Widodo.
Sementara itu, untuk sasaran barang meliputi barang bawaan jemaat saat ibadah, sarana dan prasarana penunjang, alat transportasi umum, distribusi sembako, BBM, kendaraan medis, barang dalam pengawasan dan perizinan, barang berbahaya, serta barang bawaan tamu VVIP dan VIP.
Dari sisi kegiatan, pengamanan dilakukan terhadap rangkaian ibadah dan perayaan Natal dan Tahun Baru, aktivitas masyarakat sebelum, saat, dan sesudah Nataru, kegiatan liburan, agenda pejabat VVIP dan VIP, serta berbagai aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, termasuk aksi yang dapat menghambat pelaksanaan perayaan Nataru.
Selain itu juga dalam Operasi Lilin Otanaha 2025, Polda Gorontalo mengerahkan 1.400 personel, terdiri dari 758 personel Polri, 163 personel TNI, dan 479 personel dari instansi terkait. Rincian penggelaran personel Polri meliputi Polda Gorontalo sebanyak 178 personel, Polres Gorontalo Kota 80 personel, Polres Gorontalo 150 personel, Polres Pohuwato 76 personel, Polres Boalemo 82 personel, Polres Bone Bolango 77 personel, dan Polres Gorontalo Utara 115 personel.
“Jadi untuk lokasi pengamanan mencakup 173 gereja, 8 terminal, 7 pelabuhan, 2 bandara, 35 pusat perbelanjaan, 41 objek wisata, serta 28 lokasi pergantian malam Tahun Baru. Selain itu, disiapkan 14 pos pengamanan, 7 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo,” tutupnya.








