Isu mengenai krisis integritas di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang menyeret nama Fadel Muhammad tak membuatnya goyah. Mantan Gubernur Gorontalo itu tetap tenang dan fokus memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat Gorontalo.
Dalam pemberitaannya, sejumlah pihak menilai demokrasi tidak hanya membutuhkan mekanisme pemilihan umum yang berjalan rutin, tetapi juga kepercayaan publik terhadap integritas wakil rakyat. Ketika kepercayaan itu terguncang, legitimasi demokrasi bisa terancam.

Keprihatinan itu turut disuarakan oleh Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Utara dan Gorontalo, yang menyoroti aktivitas Fadel Muhammad. Mereka menilai, dalam beberapa bulan terakhir Fadel lebih sering menghadiri kegiatan promosi layanan internet murah dibandingkan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat saat masa reses.
Menanggapi hal tersebut, Fadel Muhammad menyampaikan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan Gorontalo di tingkat pusat. “Saya dari Gorontalo memperjuangkan Bandara Haji dan beberapa investasi untuk Gorontalo bahkan program-program lainnya untuk Gorontalo,” ujarnya kepada media bangjago.id pada 18 Oktober 2024.
Sementara itu, tokoh masyarakat Gorontalo, Wahab, menilai kiprah Fadel Muhammad masih sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, dengan pengalaman sebagai mantan Gubernur, mantan Menteri, dan anggota DPR RI, kontribusi Fadel telah banyak dirasakan masyarakat.
“Apa yang dituduhkan beberapa kalangan, bagi saya Pak Fadel Muhammad masih aktif dalam mengurus Gorontalo untuk diperjuangkan di pusat dan apa yang dikatakan itu tidak benar,” jelasnya.








