Kepolisian Resor (Polres) Bone Bolango saat ini tengah mendalami kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang anak Sekolah Dasar (SD) di wilayah Bone Bolango. Kasus ini diduga melibatkan seorang warga yang kini sedang dalam proses penyelidikan intensif.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, mengungkapkan bahwa aksi pelaku ternyata sudah terjadi cukup lama, namun baru diketahui pihak keluarga dalam beberapa hari terakhir.
“Perbuatan dilakukan pelaku sudah setahun yang lalu, namun baru diketahui keluarga beberapa hari yang lalu,” jelasnya, Rabu (15/10/2025).
Kasus ini mencuat setelah pihak sekolah merasa curiga karena korban jarang masuk kelas. Saat guru melakukan pengecekan ke rumah korban, terungkaplah pengakuan bahwa korban sering mendapat perlakuan tidak senonoh dari pelaku.
“Karena korban sudah jarang masuk sekolah, pihak sekolah kemudian menanyakan hal tersebut ke pihak keluarga korban dan disana korban mengaku sering mendapat dugaan pencabulan,” tegas Kapolres.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut diduga terjadi ketika orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Pelaku memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan aksinya.
“Saat ini kami telah memeriksa beberapa saksi dan masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKBP Supriantoro.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini secara tuntas demi memberikan rasa keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya tindak kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Bone Bolango.








