Kabupaten Gorontalo resmi memiliki kepengurusan Satuan Karya (Saka) Pramuka Wanabakti untuk pertama kalinya. Agenda pelantikan berlangsung Kamis, 18 September 2025, yang dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Saka Gerakan Pramuka Saka Wanabakti.
Kepala BPDAS Bone Limboto, Bontor Lumbantobing, S.Hut., M.Si., selaku Majelis Pembimbing Gerakan Saka Wanabakti Kabupaten Gorontalo, menyampaikan bahwa pembentukan ini sekaligus persiapan menyukseskan kegiatan Saka Nasional 2025 yang akan digelar di Gorontalo. “Kita sangat bersyukur dapat amanah dan kesempatan Ivent Nasional di Gorontalo sebagai tuan rumah bumi perkemahan,” jelasnya.
Menurut Bontor, momen ini sangat penting karena akan mempertemukan Saka dari seluruh Indonesia, termasuk Saka Wanabakti sebagai pelaksana tingkat nasional. Ia berharap gerakan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk peduli hutan, lingkungan, sungai, hingga satwa. “Harapan saya kedepan untuk generasi penerus, melalui gerakan Pramuka ini menjadi untuk mengajak adik-adik generasi muda peduli hutan, lingkungan, sungai dan peduli satwa-satwa, itulah menjadi spirit Saka Wanabakti tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha BPDAS Bone Limboto, Muhammad Bakri Nongko, S.E., M.Si., selaku Pimpinan Saka Wanabakti Kabupaten Gorontalo menilai pembentukan Saka Wanabakti sebagai momentum bersejarah. “Jadi ini hal sangat bagus sesuai dengan kondisi kita di Gorontalo dan inilah wadahnya, untuk membina adik-adik yang punya bakat yang suka kehutanan belajar masalah kehutanan,” ujarnya.
Dengan dukungan BPDAS Bone Limboto sebagai UPT Kementerian Kehutanan, Saka Wanabakti di Kabupaten Gorontalo diharapkan menjadi tonggak baru pembinaan generasi muda di bidang kehutanan, sekaligus menjawab tantangan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.








