Dishub DKI: Tambahan Satu Lajur di Gerbang Tol Fatmawati 2 untuk Kurangi Padatnya Lalu Lintas

BANGJAGO.ID -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengambil langkah strategis untuk mengurai kemacetan di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jl. T.B. Simatupang. Mulai Senin, 15 September 2025, Pemprov DKI akan menguji coba tambahan satu lajur di Gerbang Tol Fatmawati 2 yang dapat digunakan masyarakat secara gratis.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa lajur paling kiri di gerbang tol dibuka khusus untuk kendaraan dari Jl. Fatmawati menuju Lebak Bulus. “Masyarakat dari Jl. Fatmawati yang akan menuju Lebak Bulus, selain menggunakan jalan eksisting, dapat juga menggunakan tambahan satu lajur paling kiri dari gerbang tol Fatmawati 2 dan tanpa dipungut biaya. Pengelola jalan tol bersedia membuka satu lajur di gerbang tol tersebut untuk kanalisasi lalu lintas dari arah Fatmawati menuju off ramp Lebak Bulus,” ujarnya, Sabtu (13/9).

Pemprov DKI uji coba tambahan 1 lajur di Gerbang Tol Fatmawati 2 untuk kurangi kemacetan MRT Fatmawati. Gratis & khusus roda empat.
Pemprov DKI uji coba tambahan 1 lajur di Gerbang Tol Fatmawati 2 untuk kurangi kemacetan MRT Fatmawati. Gratis & khusus roda empat.

Uji coba ini berlaku hanya untuk kendaraan roda empat, sementara roda dua dan kendaraan besar belum diperkenankan melintas. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama masa percobaan.

Adapun jadwal uji coba ditetapkan pada 15–19 September 2025, setiap hari Senin hingga Jumat pukul 17.00–20.00 WIB. Dishub DKI menilai jam tersebut merupakan periode dengan volume lalu lintas tertinggi, sehingga kebijakan tambahan lajur diharapkan efektif mereduksi kemacetan.

BACA  Pani Gold Mine Klarifikasi Video Viral dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Gorontalo
(YODI/BJ-01)